Bola  

Pesan Menyentuh Dari David De Gea Untuk Perpisahan Juan Mata “I Love You Brother”

Pesan Menyentuh Dari David De Gea Untuk Perpisahan Juan Mata "I Love You Brother"
Pesan Menyentuh Dari David De Gea Untuk Perpisahan Juan Mata "I Love You Brother"

IOGBOLA.com – Juan Mata di konfirmasi meninggalkan Manchester United pada musim panas ini sejalan kontraknya yang berakhir di Old Trafford.

David De Gea mengunggah pesan menyentuh kepada Juan Mata yang di konfirmasi bakal meninggalkan Manchester United sehabis delapan th. pada musim panas ini.

Mantan pemain internasional Spanyol itu tiba di klub pada Januari 2014 dan merupakan salah satu tokoh kunci di lapangan pasca-era Alex Ferguson di Old Trafford.

Sekarang sang veteran menyusul Paul Pogba dan Jesse Lingard yang telah dipastikan hengkang – dan De Gea memilih untuk memberi penghormatan buat rekannya tersebut.

Apa Yang Dikatakan De Gea Soal Mata?

“Saya pikir ini akan menjadi hal yang sangat sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata, tetapi ketika saya memikirkannya lebih jauh, yang tersisa adalah kebahagiaan,” tulis De Gea dalam unggahan Instagram-nya yang panjang.

“Orang ini telah menjadi rekan setim, teman, dan keluarga saya. Profesional terbaik, salah satu pemain terbaik, dan orang yang bisa Anda miliki untuk menghiasi hidup Anda.

“Saya sangat bersyukur telah melakukan banyak perjalanan bersama Anda, senang bahwa jalan kami [sempat] bersilangan, dan kami berbagi ruang ganti bersama.

“I love you my brother! Saya berharap yang terbaik untukmu dan tidak ada hal lain selain kegembiraan dan kesuksesan di tahap selanjutnya dalam kariermu yang luar biasa.”

Bagaimana Pencapaian Mata Di United?

Mata adalah pemenang Liga Champions dengan Chelsea dan Piala Dunia serta Euro bersama Spanyol sebelum kedatangannya di Old Trafford.

Ia mendarat di Theatre of Dreams sebagai pembelian pertama manajer David Moyes, dengan Setan Merah waktu itu merogoh kocek hingga 37,5 juta poundsterling.

Selama waktunya di United, Mata mengukir 285 penampilan di semua kompetisi, dan bermain di ketiga pertandingan yang berbuah trofi – final Piala FA 2016 di bawah Louis van Gaal, Piala Liga 2017 dan Liga Europa di bawah arahan Jose Mourinho.

Namun, dia mulai kehilangan tempat ketika tampu kepemimpinan diambil Ole Gunnar Solskjaer dan sang penerus Ralf Rangnick, dengan hanya bermain 30 kali selama dua musim terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.