Internasional

Miralem Pjanic Dicoret dari Timnas Bosnia karena Merokok dan Mabuk

IOGBOLA – Miralem Pjanic dikabarkan dicoret dari Timans Bosnia karena ketahuan merokok dan mabuk jelang pertandingan.

Pada jeda internasional kali ini, Bosnia memainkan dua pertandingan yakni melawan Finlandia (13/11/2021) dan Ukraina (17/11/2021). Kedua laga itu dilewati dengan kekalahan yakni dengan skor 3-1 dan 2-0.

Bosnia bisa dikatakan gagal total di babak Kualifikasi Piala Dunia 2020 zona UEFA. Mereka hanya mendapat tujuh poin dari delapan laga yang dimainkan. Bosnia menutup babak ini dengan berada di posisi ke-4 klasemen dari lima peserta.

Miralem Pjanic Dicoret dari Timnas Bosnia karena Merokok dan Mabuk

Pjanic Merokok dan Mabuk?

Miralem Pjanic tampil di bawah standar saat Bosnia kalah dengan skor 3-1 dari Finlandia. Dia ditarik keluar pada menit ke-66 karena performa yang tidak meyakinkan. Pjanic pun mendapat sorakan dari fans pada laga ini.

Setelah pertandingan, Bosnia membuat pengumuman bahwa Pjanic dipulangkan dari Timnas. Keputusan itu diambil atas kesepakatan antara Pjanic dan pelatih timnas Bosnia. Tapi, pengumuman itu kemudian dihapus.

Spekulasi tentang penyebab dicoretnya Pjanic pun merebak. Dikutip dari Marca, sejumlah sumber di Bosnia menyebut pemain Barcelona yang dipinjamkan ke Besiktas itu merokok dan mabuk jelang duel melawan Finlandia.

Spekulasi itu muncul setelah beredar foto-foto Pjanic merokok dan minum alkohol. Namun, tidak diketahui apakah itu benar-benar foto yang menggambarkan kondisi Pjanic jelang duel melawan Finlandia.

Miralem Pjanic Membantah

Miralem Pjanic menampik segala kabar miring yang menerpa dirinya usai dicoret dari timnas Serbia. Dia mengklaim dicoret karena kesepakatan yang diambil bersama dengan pelatih, tetapi bukan karena alasan merokok dan mabuk.

“Saya secara resmi menyangkal berita itu. Tidak bermain adalah keputusan yang dibagikan dengan pelatih. Ngomong-omong, ini foto lama. BERITA PALSU,” kata Pjanic lewat Instagram Story miliknya.

Sumber: Marca

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *