Bola  

Dari Fans Kini Menjadi Pelayan Cristiano Ronaldo

Dari Fans Kini Menjadi Pelayan Cristiano Ronaldo
Dari Fans Kini Menjadi Pelayan Cristiano Ronaldo

IOGBOLA.comBruno Fernandes merupakan sosok penggemar berat Cristiano Ronaldo. Namun, Bruno kini berhasil bersanding dan menjadi pelayan Ronaldo, baik di klub maupun di tim nasional.

Kekaguman Bruno Fernandes pada Cristiano Ronaldo sudah di mulai sejak usianya masih belia.

Bruno Fernandes pernah menceritakan kalau dirinya jadi membantu Manchester United dikarenakan keberadaan Cristiano Ronaldo.

Bahkan, Bruno Fernandes pernah membeli sebuah jaket Manchester United dikarenakan kekagumannya pada Cristiano Ronaldo.

“Suatu Natal, aku dan saudara laki laki aku pergi ke Swiss untuk tinggal bersama dengan ayah saya. Dia tinggal di sana untuk bekerja pada sementara itu,” kata Bruno seperti dikutip IOGBOLA.com berasal dari The Players’ Tribune.

“Ini berjalan sebelum saat Internet membuatnya begitu enteng untuk membeli kit berasal dari semua dunia. Di Portugal, Anda tidak tetap bisa menemukan perlengkapan Premier League, dan kalau bisa, harganya terlampau mahal.”

“Jadi suatu hari, kami pergi ke toko Nike dan ayah kami mengizinkan kami memilih dua jaket. Ini adalah keputusan besar, kau tahu?”

“Kakakku memilih Barcelona kuning karena Messi. Dan bagi saya … yah, saya bangga untuk mengatakan bahwa bahkan saat itu saya adalah orang yang canggih.”

“Saya memilih Man United, tentu saja. Aku masih ingat jaket itu dengan sangat jelas. Biru dengan satu garis putih dan sedikit merah.”

“Karena Cristiano, tim impian saya di Inggris adalah United,” ujar Bruno.

Meski senegara dengan Ronaldo, Bruno belum pernah bertemu dengan kapten timnas Portugal itu secara langsung.

Pertemuan Bruno dengan Ronaldo kali pertama dalam satu klub terjadi pada saat dirinya menjalani debut bersama timnas Portugal pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa melawan Kepulauan Faroe.

Eks kapten Sporting CP itu mengaku sangat gugup saat bertemu dengan Ronaldo di ruang ganti.

Hal itu dikarenakan Bruno merupakan pengagum berat Ronaldo sejak dirinya masih belia.

“Saat itu 28 Agustus 2017. Saya ingat tanggalnya,” ucap Bruno melanjutkan.

“Saya dipanggil ke tim nasional Portugal untuk Kualifikasi Piala Dunia melawan Kepulauan Faroe. Mewakili negara Anda dalam keadaan apa pun adalah suatu kehormatan besar.”

“Pada 13 tahun sebelum saya memasuki ruang ganti itu, saya adalah Bruno yang berusia sembilan tahun, wajah saya dicat dan membawa bendera Portugal.”

“Tapi bayangkan saja … 13 tahun sebelum saya memasuki ruang ganti itu, saya Bruno berusia sembilan tahun, wajah saya dicat dan membawa bendera Portugal.”

“Keluarga saya dan saya berjalan ke pusat Maia untuk menonton final Euro 2004 melawan Yunani di layar besar di alun-alun ini.”

“Itu adalah tahun dimana Cristiano meledak ke panggung. Itu adalah momen yang diingat semua orang di Portugal. Tapi ketika Anda berusia sembilan tahun? Semuanya lebih besar. Semuanya lebih berarti.”

“Meskipun kami kalah dari Yunani hari itu, yang paling saya ingat adalah air mata semua pemain di peluit akhir.”

“Jadi sekarang Anda mengerti mengapa 13 tahun kemudian, ketika saya memasuki ruang ganti Tim Nasional A untuk pertama kalinya, ini benar-benar suatu kesenangan bagi saya.”

“Ketika Cristiano masuk ke ruang ganti hari itu, saya sangat malu! Saya gugup,” ujar Bruno melanjutkan.

Kini, Bruno telah menjadi salah satu pemain bintang bagi klub sebesar Manchester United.

Tak hanya menjadi pemain bintang, Bruno juga menjadi sosok pelayan bagi Cristiano Ronaldo, baik di Manchester United maupun timnas Portugal.

Sejak Ronaldo kembali ke Manchester United pada awal musim 2021-2022, Bruno kini berkesempatan untuk selalu bermain bersama dengan Ronaldo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.