Bola  

Bek Anyar Milan Skriniar Tegaskan Bertahan di Inter Milan

Bek Anyar Milan Skriniar Tegaskan Bertahan di Inter Milan
Bek Anyar Milan Skriniar Tegaskan Bertahan di Inter Milan

IOGBOLA.com – Bek Inter Milan, Milan Skriniar, meyakinkan dirinya akan bertahan di tengah rumor kepindahannya ke Liga Inggris.

Milan Skriniar diisukan akan berhimpun bersama dengan mantan pelatihnya di Tottenham Hotspur, yaitu Antonio Conte.

Bek 27 tahun asal Slovakia ini memainkan manfaat penting di lini belakang Inter Milan sepanjang bertahun-tahun.

Sejak dibeli berasal dari Sampdoria terhadap 2017 lalu, Skriniar berhasil berkembang jadi bek yang tangguh.

Skriniar turut serta mengantarkan Inter Milan mengakhiri puasa gelar dengan meraih trofi Liga Italia 2020-2021.

Musim 2021-2022, Skriniar berhasil mempersembahkan dua gelar, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.

Dalam wawancaranya yang dikutip IOGBOLA.com dari Football Italia, Skriniar masih betah bersama Inter.

Skriniar berharap bisa seperti rekan senegaranya, Marek Hamsik, yang bermain dalam jangka waktu lama bersama klub.

Marek Hamsik merupakan mantan pemain Napoli yang kini membela klub Liga Super Turki, Trabzonspor.

Hamsik menghabiskan waktu bersama Napoli selama 2007 hingga 2021.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang mirip dengan apa yang dilakukan Marek Hamsik di Napoli,” kata Skriniar.

“Masa depan saya di Inter, saya memiliki kontrak dan tidak ada yang berubah.”

“Ada rumor transfer setiap enam bulan, tapi tidak ada yang spesifik. Saya sangat puas di Inter,” ujar Skriniar.

Musim ini, Inter gagal mempertahankan scudetto setelah kalah dua poin dari AC Milan yang meraih trofi Serie A.

Kendati tak berhasil meraih scudetto, Skriniar menganggap bahwa musim ini adalah salah satu musim yang sukses.

“Bagian terburuknya adalah beberapa hari pertama setelah musim, tetapi saya pikir kami akan kembali ke posisi teratas musim depan,” ujar Skriniar menambahkan.

“Secara keseluruhan, itu adalah musim yang positif.”

 

“Kami mengalahkan Liverpool di Anfield di Liga Champions dan menghadapi Real Madrid di fase grup, memastikan kami bisa bertarung dengan siapa pun.”

“Kami memenangkan dua trofi, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.”

“Orang-orang membicarakannya seolah-olah musim ini akan menjadi bencana karena kami kehilangan dua pemain kunci dan pelatih.”

“Sebaliknya, Simone Inzaghi tiba, memberikan identitasnya ke skuad dan kami membuktikan bahwa kami adalah salah satu yang terbaik di Italia dan Eropa,” tutur Skriniar mengakhiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.